Saturday, February 12, 2011

Indonesia Negara Terkorup Di Asia

PERC menyatakan, Indonesia adalah negara terkorup di antara negara-negara industri lain di Asia. Survey yang dilakukan pada 1.700 eksekutif bisnis internasional ini memunculkan pertanyaan, mengapa Indonesia? Apa penyebab utama Indonesia duduk di peringkat terkorup? Di bidang apa saja korupsi paling banyak ditemukan dan apakah pemerintahan SBY benar-benar berhasil menekan angka korupsi Indonesia? Berikut wawancara dengan Danang Widoyoko, koordinator Indonesian Corruption Watch, ICW, atau Pengamat Korupsi Indonesia:
 
Danang Widoyoko 
250.jpg
Danang Widoyoko
Sumber: Suara Merdeka
Radio Nederland Wereldomroep (RNW): "Tanggapan Bapak atas hasil survey PERC?" 
 
Danang Widoyoko (DW): "Ya, kita harus terima kalau di mata para pebisnis kita masih dianggap korup. Ini artinya, sektor-sektor di mana kalangan bisnis itu masih terlibat masih dipenuhi korupsi. Di mana saja, sih, mereka berhubungan dengan korupsi? Kalangan bisnis pasti akan berurusan dengan perizinan, untuk investasi, pajak, bea cukai, dan lain-lain. Lalu juga dengan peradilan". 

RNW: "Sebabnya menurut Bapak apa?" 

DW: "Kalau dibandingkan dengan link bisnisnya World Bank, di Indonesia kalau mau bikin bisnis baru, lebih sulit, butuh waktu yang lama, ongkos yang mahal, dan prosedur yang panjang dibandingkan dengan beberapa negara lain yang menjadi pusat bisnis. Jadi sebetulnya, dari sisi ini Indonesia tidak kompetitif, artinya masih banyak ekonomi biaya tinggi yang membebani pelaku bisnis terutama ekspatriat". 

RNW: "Jadi, karena perizinannya susah, prosesnya lama, dan tidak kompetitif, hal itu yang menyebabkan Indonesia jadi terkorup?" 

DW: "Ya. Dibandingkan dengan negara lain tentu Indonesia lebih korup". 

RNW: "Penanganan korupsi sendiri bagaimana?" 

DW: "Kalau kita bilang pemberantasan korupsi di pemerintahan SBY berhasil, ini kan sebenarnya keberhasilan KPK. Artinya, [pemerintah SBY berhasil, red] dari penegakkan hukumnya saja, kalau enforcement-nya barangkali kita lebih baik dari negara-negara lain. 

Wawancara selengkapnya bisa disimak dengan meng-klik link di kanan atas halaman ini.
Kata Kunci: Danang Widoyoko, ICW, korupsi, KPK


Komentar Facebook:


Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl